Oleh : Ratri Wulandari
1. Cara memandang suatu region dengan menggunakan pendekatan geografi
Region
dapat didefinisikan sebagai suatu wilayah di permukaan bumi yang memiliki
karakteristik tertentu yang khas sehingga region dapat dibedakan dengan
region-region lainnya. Pendekatan regionlmenekankan pada region sebagai ruang
tempat terjadinya suatu gejala atau fenomena. Di dalam pendekatan region yang
menjadi perhatian adalah faktor-faktor yang mempengaruhi pola persebaran serta
cara mengubah pola tersebut agar persebarannya lebih efisien dan lebih wajar. Unsur-unsur
yang selalu berhubungan dengan pendekatan dan analisis keruangan, yaitu sebagai
berikut:
a) Unsur jarak, baik jarak absolut maupun jarak relatif (sosial) yang dapat berpengaruh terhadap keakraban, keseganan, rasa asing, dan kesenjangan sosial.
b) Unsur pola, misalnya struktur geologi yang dapat mempengaruhi pola permukiman dan peragihan sumber air yang berpengaruh terhadap pola tata guna lahan.
c) Unsur tempat (site) dan situasi, erat hubungannya dengan sifat dan fungsi suatu wilayah, misalnya desa dan kota.
d) Unsur aksesibilitas erat hubungannya dengan topografi dan teknologi wilayah tertentu. Suatu wilayah dengan aksesibilitas yang tinggi akan mempunyai tingkat kemajuan yang lebih pesat dibandingkan dengan wilayah yang aksesibilitasnya rendah.
e) Unsur keterkaitan banyak menentukan kualitas dan kuantitas hubungan fungsional antar tempat. Besar atau kecilnya keterkaaan itu bergantung pada kepentingan anta rtempat sehingga dapat terjadi pertukaran barang dan mobilitas penduduk. Dalam jangka panjang unsur keterkaitan dapat mengubah atau mempengaruhi pola kehidupan (life pattern) penduduk di beberapa tempat.
a) Unsur jarak, baik jarak absolut maupun jarak relatif (sosial) yang dapat berpengaruh terhadap keakraban, keseganan, rasa asing, dan kesenjangan sosial.
b) Unsur pola, misalnya struktur geologi yang dapat mempengaruhi pola permukiman dan peragihan sumber air yang berpengaruh terhadap pola tata guna lahan.
c) Unsur tempat (site) dan situasi, erat hubungannya dengan sifat dan fungsi suatu wilayah, misalnya desa dan kota.
d) Unsur aksesibilitas erat hubungannya dengan topografi dan teknologi wilayah tertentu. Suatu wilayah dengan aksesibilitas yang tinggi akan mempunyai tingkat kemajuan yang lebih pesat dibandingkan dengan wilayah yang aksesibilitasnya rendah.
e) Unsur keterkaitan banyak menentukan kualitas dan kuantitas hubungan fungsional antar tempat. Besar atau kecilnya keterkaaan itu bergantung pada kepentingan anta rtempat sehingga dapat terjadi pertukaran barang dan mobilitas penduduk. Dalam jangka panjang unsur keterkaitan dapat mengubah atau mempengaruhi pola kehidupan (life pattern) penduduk di beberapa tempat.
2. Peranan negara-negara di Asia
Tenggara dalam menjaga kestabilan ekonomi agar tidak terjadi keterpurukan
ekonomi:
- Menjaga
kestabilan ekonomi di kawasan Asia
Tenggara
- Perluasan
program peningkatan pertumbuhan, misalnya investasi infrastruktur dan
pendidikan, serta perluasan cakupan jaring pengaman sosial yang dapat di danai
dari penerimaan pajak yang lebih baik dan pengurangan subsidi energi.
- Investasi
untuk pengembangan infrastruktur akan menghasilkan timbal balik yang besar dan
dapat didanai dari penambahan pengeluaran publik secara moderat.
- Memperkenalkan
suatu bentu asuransi pemutusan hubungan kerja (PHK) akan lebih melindungi
pekerja.
-
pertumbuhan
ekonomi sebesar enam persen harus terus dipertahankan antara lain dengan terus
mencari peluang ekspor dan investasi serta mengembangkan perekonomian domestik.
-
optimalisasi
APBN 2009 untuk terus memacu pertumbuhan dengan tetap memperhatikan `social
safety net` dengan sejumlah hal yang harus diperhatikan yaitu infrastruktur,
alokasi penanganan kemiskinan, ketersediaan listrik serta pangan dan energi. Untuk
itu perlu dilakukan efisiensi penggunaan anggaran APBN maupun APBD khususnya
untuk peruntukan konsumtif.
-
Mengajak
para kalangan dunia usaha untuk tetap mendorong sektor riil dapat bergerak.
Bila itu dapat dilakukan, maka pajak dan penerimaan negara dan tenaga kerja
dapat terjaga.
-
Semua
pihak lebih kreatif menangkap peluang di masa krisis antara lain dengan
mengembangkan pasar di negara-negara tetangga di kawasan Asia yang tidak secara
langsung terkena pengaruh krisis keuangan AS.
-
Menggalakkan
kembali penggunaan produk dalam negeri sehingga pasar domestik akan bertambah
kuat.
-
Perlunya
penguatan kerjasama lintas sektor antara pemerintah, Bank negara, dunia
perbankan serta sektor swasta.
-
Semua
kalangan diharapkan untuk menghindari sikap ego-sentris dan memandang remeh
masalah yang dihadapi.
-
Para institusi keuangan negara-negara di Asia Tenggara senantiasa berkoordinasi dengan
pemerintah masing-masing negara
melayani permintaan domestik
agar tetap sejalan dengan upaya menjalankan kestbilan ekonomi makro dengan
ekonomi nasional.
-
Meningkatkan produksi dalam negeri.
-
Memanfaatkan peluang perdagangan
interasional.
-
Menghindari politik non partisan untuk
menghindari krisis global.
-
Senantiasa memperkuat langkah-langkah
kebijakan permintaan domestik untuk mendorong penyesuaian keseimbangan eksternal agar neraca ekonomi masing-masing negara seimbang.
3. Perkembangan geopolitik ekonomi yang
ada di Asia Barat selalu berpengaruh pada Afrika Utara dikarenakan kawasan Asia
Barat merupakan penghasil minyak terbesar di dunia sehingga dapat memberikan
pengaruh terhadap kawasan Afrika Utara. Kawasan
MENA (Timur Tengah dan Afrika Utara) memiliki cadangan besar minyak bumi dan
gas alam yang membuatnya menjadi sumber penting dari stabilitas ekonomi global.
Menurut Journal Minyak dan Gas (1 Januari 2007), kawasan MENA memiliki 70%
cadangan minyak dunia (797.040.000.000 barel) dan 46% cadangan alam dunia gas
(kaki quadrilion 2,8413 kubik). Dalam perekonomiannya Afrika Utara memiliki jalur strategis yang
sama dengan Timur Tegah yakni Terusan Suez dan Laut Tengah guna menjalin
hubungan dengan negara di luar kawasan. Selain itu daratan pegunungan atlas
juga membantu perekonomian Afrika Utara dan negara yang kerap dianggap sebagai
tanah atlas ialah Maroko, Aljazair, dan Tunisia. Kenampakan wilayah lainya
berupa padang pasir namun tidak selalu kering dan beberapa tahun terakhir ini
mengalami curah hujan yang melimpah. Afrika Utara merupakan daratan Afrika yang
cukup strategis dalam berhubungan dengan negara lain sebab didukung dengan
terusan Suez dan laut Tengah. Sehingga bila terjadi konflik di Asia Barat yang
menyebabkan terputusnya jalur dagang maka akan berpengaruh terhadap perekonomian
di Afrika Utara
4. Karena wilayah Asia selatan bagian
utara kondisi geografisnya lebih bagus daripada di wilayah Asia selatan bagian
selatan, oleh karena itu, sebagian besar keadaan ekonomi di wilayah Asia
selatan bagian utara lebih maju dibandingkan dengan kondisi sosial ekonomi di
wilayah Asia Selatan bagian selatan. Hal ini dikarenakan Asia Selatan bagian
selatan berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, bertopografi kasar, tanahnya
kurang subur, sebagian besar terdapat plato-plato dekan sehingga dapat
mempengaruhi juga kondisi sosial ekonominya. Misalnya Bangladesh merupakan
salah satu negara yang terletak di Asia Selatan bagian selatan. Bangladesh
merupakan negara termiskin di realm Asia Selatan. Hal ini dikarenakan sebelah
selatan Bangladesh tepatnya di sekitar teluk Bengal sering dilanda banjir.
Tetapi disisi lain ketika musim panas, Bangladesh dilanda kekeringan yang
sangat panjang karena sebagian daerahnya merupakan kawasan gurun.
Sedangkan
di wilayah Asia Selatan bagian utara berbatasan langsung dengan pegunungan
Himalaya sehingga menjadikan daerah sekitarnya menjadi subur, bertopografi
halus, terdapat lembah-lembah sungai sehingga awal peradaban manusia banyak
terjadi di wilayah Asia Selatan bagian Utara karena
peradaban manusia pada awalnya lebih menyukai daerah-daerah yang subur dan
disepanjang lembah sungai,
sehingga kondisi sosial ekonomi masyarakat di Asia
Selatan sebelah utara lebih maju/berkembang dengan pesat dibandingkan dengan
wilayah Asia Selatan Bagian Selatan
.
5. Yang menjadi pendorong sehingga
negara-negara di Asia Timur menjadi negara-negara “Macan Asia” dalam bidang
perekonomian
Julukan "Macan Asia" diberikan
kepada negara-negara yang menguasai pada bidang perekonomian di kawasan Asia. Negara-negara
Asia Timur adalah negara-negara yang memiliki produktivitas yang tinggi, sumber
daya alam yang berlimpah, dan sumber daya manusia yang berkualitas. Hal inilah
yang mengakibatkan negara-negara di kawasan Asia Timur, terutama negara-negara
Korea Selatan, Jepang, dan China yang disebut sebagai macan Asia memiliki
perekonomian yang kuat dan berperan sebagai negara pengekspor yang besar.
Interaksi yang dilakukan oleh Asia Timur
terhadap negara lain untuk melakukan hubungan internasional terutama dalam
bidang perekonomian. Kerjasama yang dilakukan ini terfokus dalam bidang
perekonomian karena Asia Timur adalah negara-negara yang memiliki keunggulan
dalam bidang perekonomian. Negara-negara di kawasan Asia Timur merupakan
negara-negara yang kuat dan mampu menjadi negara-negara yang berpengaruh bagi
negara lain terutama bagi negara-negara di kawasan Asia.
-
Rasa saing orang Asia Timur sangat
tinggi mereka tidak ingin budaya barat dan perekonomian barat mempengaruhi
system tatanan perekonomian mereka.mereka akan berusaha semaksimal mungkin
menguasai perekonomian dan pasar dunia terutama dibidang ekspor. Meskipun
tingkat impor mereka tinggi, tetapi hasil perdagangan yang mereka ekspor keluar
lebih tinggi. Alasan mengapa banyak produk dagang mereka sukses di pasaran
adalah karena harga produk mereka yang lebih murah dibanding dengan produk dari
Amerika dan Eropa. Selain itu,
masyarakat Asia Timur menganut paham Taoisme dimana paham
tersebut merupakan sebuah keuntungan yang dipakai untuk modal selanjutnya. Jika
keuntungannya 1000, maka mereka hanya akan memakai 10% untuk konsumsi
sehari-hari, dan 90% nya untuk perluasan modal perdagangan sehingga prinsip ini
membuat system ekonomi orang Asia Timur tidak terkalahkan dan kuat.
Negara-negara
di Asia Timur yang mendapat julukan “Macan Asia”, yaitu:
·
Jepang
Jepang mampu menjadi negara dengan
perekonomian terbesar nomor dua setelah Amerika Serikat. Dengan kemampuannya
dalam bidang perekonomian ini Jepang menjadi anggota G8, OECD (Organization
for Economic Co-Operation and Development), dan APEC (Asia Pacific
Economic Cooperation). Selain itu prestasi Jepang lainnya adalah menjadi
negara pengekspor terbanyak pada urutan ke-4 dunia.
·
Korea Selatan
Korea selatan terkenal dengan julukan
“macan asia timur”. Di bidang ekonomi, Korea Selatan sudah mmpu mencapai rekor
ekspor-impor yang sangat bagus. Nilai ekspornya menduduki peringkat ke 8 di
dunia, sedangkan nilai impornya menduudki peringkat ke 11 terbesar.
Perekonomian korea selatan bisa dikatakan sukses pada akhir tahun 1990an.
·
Cina
Dalam 25 tahun terakhir, perekonomian
Cina mengalami peningkatan dan menjadi kekuatan Asia yang mengancam perdagangan
Negara-negara lain di dunia. Politik tirai bamboo tang dijalankan pemerintahan
Cina sedikit banyka telah membantu cina dalam membangun sistem perekonomiannya.
Untuk menguatkan sistem perekonomian, Cina menerapkan dua strategi utama,
yaitu:
a.
Untuk dapat menjadi pusat industri di
dunia, Cina mengambil kebijakan yang memprioritaskan penyediaan listrik dengan
harga murah. Listrik merupakan sumber energi yang menjadi komponen penting
dalam industri. Dengan menyediakan listrik harga murah, biaya produksi bisa
ditekan serendah mungkin.
Kebijakan moneter Cina juga terlihat gigih untuk
tetap menjaga nilai tukar Yuan melalui strategi peningkatan daya saing produk
industry untuk eksportnya. Pada saat krisis moneter, Cina justru mampu membantu
negara lain melalui special kredit
facility. Sebuah kebijakan perdagangan luar negeri Cina yang memberikan
kemudahan pembayaran bagi importer. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga
stabilitas permintaan produk Cina secara internasional.
No comments:
Post a Comment