Pages

Geography Education.

Di Blog ini Saya share berbagai informasi yang berhubungan dengan dunia pendidikan khususnya Geography Education

Wednesday, May 22, 2013

PERUBAHAN KONDISI SOSIAL PADA SUKU TENGGER DITINJAU DARI GEOGRAFI SOSIAL


I.    LATAR BELAKANG
Masyarakat suku tengger merupakan salah satu suku yang mendiami lereng gunung Bromo-Semeru. Gunung bromo (2.392m) adalah gunung yang dianggap suci oleh masyarakat suku tengger karena merupakan lambang tempat dewa Brahma.
Gunung Bromo merupakan tempat wisata terkenal di jawa timur yang dapat ditempuh melalui empat kabupaten, yaitu: Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang. Gunung bromo banyak dikunjungi baik oleh wisatawan asing aupun wisatawan domestik. Para wisatawan berkunjung ke Gunung Bromo untuk melihat keindahan alamnya terutama ketika matahari terbit (Sunrise)
Puncak gunung Bromo yang luasnya 10 km merupakan perpaduan antara lembah dan ngarai dengan panorama yang menakjubkan bisa menikmati hamparan lautan pasir seluas 50 km. Kawah gunung Bromo berada dibagian utara berketinggian 2.392 m diatas permukaan laut yang masih aktif dan setiap saat mengeluarkan kepulan asap ke udara. Suhu rata-rata di Gunung Bromo antara 3-17OC. Bagian selatan merupakan dataran tinggi yang dipisahkan oleh lembah dan ngarai, danau-danau kecil yang membentang di kaki gunung semeru yang dirimbuni hutan dan pepohonan sungguh merupakan pesona alam yang mengagumkan. Disamping pemandangan alam yang indah gunung bromo juga memiliki daya tarik yang luar biasa karena tradisi masyarakat tengger yang tetap berpegang teguh pada adat-istiadat dan budaya yang menjadi pedomannya.
Masyarakat suku tengger memiliki rasa persaudaraan serta solidaritas yang sangat tinggi. Pada masyarakat suku tengger kriminalitas sangatlah kecil. Hal ini disebabkan oleh rasa percaya pada adanya tradisi, kualat, serta akibat yang akan didapat dari Sang Hyang Widhi jika mereka melakukan suatu kesalahan. Masyarakat Suku tengger berjumlah sekitar 40 ribu (1985) tinggal dilereng gunung semeru dan disekitar kaldera tengger.


B.     RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan permasalahan dari makalah ini, sebagai berikut:
  1. Bagaimanakah keadaan geografis suku Tengger?
  2. Bagaimanakah kondisi sosial suku Tengger?
  3. Bagaimanakah perubahan kondisi sosial suku Tengger ditinjau daro geografi sosial?

C.    TUJUAN
Dari rumusan masalah di atas, maka tujuan dari makalah ini adalah:
  1. Untuk mengetahui keadaan geografis suku Tengger?
  2. Untuk mengetahui kondisi sosial suku Tengger?
  3. Untuk mengetahui bperubahan kondisi sosial suku Tengger ditinjau daro geografi sosial?

No comments:

Post a Comment