Pages

Geography Education.

Di Blog ini Saya share berbagai informasi yang berhubungan dengan dunia pendidikan khususnya Geography Education

Thursday, October 24, 2013

Pengaruh Kompetensi Pedagogik dan Profesional Guru Geografi Terhadap hasil Belajar Siswa SMA



A.    Latar Belakang
Hasil belajar merupakan kemampuan yang diperoleh siswa setelah melakukan kegiatan belajar. Hasil belajar dapat ditandai dengan adanya perubahan tingkah laku yang lebih baik pada siswa. Belajar diartikan sebagai perubahan tingkah laku pada diri siswa karena adanya interaksi antar individu maupun individu dengan lingkungan (Usman, 1990:2). Perubahan tingkah laku tersebut meliputi aspek pengetahuan, sikap, dan ketrampilan. Hasil belajar yang maksimal merupakan harapan semua pihak, baik guru maupun siswa. Untuk mencapai hasil belajar yang maksimal, hendaknya guru mempunyai kompetensi yang memadai.

Wednesday, May 22, 2013

ANALISIS BUKU TEKS GEOGRAFI SMA KELAS XII MATERI WILAYAH DAN PERWILAYAHAN



Pengarang       : Totok Gunawan, dkk
Tahun Terbit    : 2007
Judul               : Geografi Untuk SMA Kelas XII
Kota Terbit      : Jakarta
Penerbit           : Inter Plus
Materi              : Wilayah dan Pusat Pertumbuhan

HUBUNGAN ANTARA CARA PENAMBANGAN, LAMA PENAMBANGAN, DAN PERILAKU MASYARAKAT PENAMBANG BAHAN GALIAN GOLONGAN C TERHADAP KONDISI DAERAH ALIRAN SUNGAI GERINDULU DI PACITAN





A.  Latar Belakang Masalah
Sumberdaya alam merupakan faktor yang mempengaruhi kehidupan manusia. Hal ini dikarenakan, manusia tidak dapat hidup tanpa adanya sumberdaya alam. Ketergantungan manusia akan sumberdaya alam berpengaruh terhadap pola pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya alam. Di Indonesia, sebagai negara sedang berkembang pertambahan jumlah penduduk mengakibatkan semakin meningkatnya kebutuhan sandang, pangan, papan, air bersih, dan energi. Hal ini mengakibatkan eksploitasi sumber daya alam semakin tinggi serta menyebabkan penduduk cenderung mengabaikan aspek-aspek lingkungan hidup.

PENGEMBANGAN MATERI HIDROSFER (PERAIRAN DARAT)


Pengarang        : K. Wardiyatmoko 
Tahun Terbit     : 2006 
Judul                : Geografi Untuk SMA Kelas X 
Kota Terbit       : Jakarta 
Penerbit            :Erlangga 
Materi               :Hidrosfer (Perairan Darat)

PERUBAHAN KONDISI SOSIAL PADA SUKU TENGGER DITINJAU DARI GEOGRAFI SOSIAL


I.    LATAR BELAKANG
Masyarakat suku tengger merupakan salah satu suku yang mendiami lereng gunung Bromo-Semeru. Gunung bromo (2.392m) adalah gunung yang dianggap suci oleh masyarakat suku tengger karena merupakan lambang tempat dewa Brahma.
Gunung Bromo merupakan tempat wisata terkenal di jawa timur yang dapat ditempuh melalui empat kabupaten, yaitu: Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang. Gunung bromo banyak dikunjungi baik oleh wisatawan asing aupun wisatawan domestik. Para wisatawan berkunjung ke Gunung Bromo untuk melihat keindahan alamnya terutama ketika matahari terbit (Sunrise)

PROBLEMATIKA PENDIDIKAN GEOGRAFI



1.      Bagaimana keterkaitan problematika pendidikan bidang studi pendidikan Geografi antara pendidikan tingkat dasar, menengah dan perguruan tinggi?
Setiap siswa mempunyai karakter yang berbeda-beda dalam menerima materi pelajaran. Ada siswa yang cepat memahami materi yang disampaikan oleh guru, ada siswa yang sedang-sedang saja, dan ada siswa yang lambat menerima materi pelajaran. Oleh karena itu peranan guru dalam pembelajaran sangatlah penting. Meskipun dalam kelas yang sama, materi yang sama, serta kelas berbentuk klasikal yang di dalamnya terdapat berbagai macam karakter siswa, guru di tuntut untuk bisa memahami setiap individu siswanya. Hal ini bertujuan agar siswa merasa diperhatikan oleh gurunya, apapun keadaannya siswa tersebut. Sehingga siswa merasa nyaman dalam belajar geografi.

Saturday, December 29, 2012

Latar Belakang Analisis Bahan Ajar Geografi

oleh: Ratri Wulandari
A.    Latar Belakang
Sumber belajar merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran. Sumber belajar dapat diperoleh dari berbagai sumber, baik dari buku, perpustakaan, lingkungan tempat belajar, orang yang ahli, dan dari peristiwa yang terjadi. Degeng (1990) menjelaskan bahwa "sumber belajar mencakup semua sumber yang dapat dipergunakan oleh siswa agar terjadi proses belajar. Dalam proses belajar, komponen sumber belajar dimanfaatkan secara tunggal maupun secara kombinasi".